Presiden Jokowi Larang Mudik, Polda Metro Jaya Berlakukan Ini
Komentar

Presiden Jokowi Larang Mudik, Polda Metro Jaya Berlakukan Ini

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mulai memberlakukan Operasi Ketupat tahun 2020 pada Jum’at 24 Maret.

Operasi Ketupat itu digelar sekaligus sebagai upaya menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait pelarangan mudik ditengah pandemi virus corona atau COVID-19.

“Operasi Ketupat terkait larangan mudik ini akan kita mulai Kamis malam atau Jum’at 24 April 2020, sekitar pukul 00.00 WIB. Kita akan mulai secara menyeluruh, serentak,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo, didampingi Kepala Bidang Humas Polda Metro Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers, di TMC Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 22 April 2020.

Presiden Jokowi Larang Mudik, Polda Metro Jaya Berlakukan Ini
Direktur Lantas, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo

Lanjut Sambodo, operasi tersebut diberlakukan hingga tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Operasi Ketupat Jaya merupakan operasi yang selalu diselenggarakan setiap tahun guna pengamanan Idul Fitri. Nantinya operasi akan selesai H+7 Lebaran Idul Fitri,” lanjutnya.

Dalam Operasi Ketupat ditengah pandemi COVID-19, Dirlantas Polda Metro menyiapkan check poin yang disebut Pospam (Pos Pengamanan, red) terpadu.

“Pospam baru itu akan berdiri di ruas jalan tol maupun jalan arteri nasional yang biasa digunakan sebagai jalur mudik selama ini,” terang Sambodo.

Untuk ruas tol, lanjut Sambodo, ada tiga Pospam untuk mengamankan kebijakan larangan mudik.

Langkah Ditlantas di Pospam ruas tol adalah penyekatan arus mudik dari dan melalui Jakarta yang mencakup tiga ruas jalan tol keluar-masuk Ibu Kota.

“Pertama di ruas Jagorawi, tepatnya di Gerbang Tol Cimanggis. Selanjutnya, di Gerbang Tol Cikarang, Bekasi, dan di Gerbang Tol Kota Tangerang. Ketiganya merupakan yurisdiksi atau wilayah hukum kewenangan Ditlantas Polda Metro Jaya,” paparnya.

Sambodo menambahkan, sedangkan untuk jalan arteri nasional yang biasa digunakan warga sebagai jalur mudik, Ditlantas Polda Metro mendirikan 16 Pospam untuk check poin dalam rangka mengamankan kebijakan larangan mudik.

“Pos-pos pemeriksaan itu berada di perbatasan Jakarta dengan kota lain di Jabar dan Banten. Para petugas akan memilah, kendaraan mudik akan diminta putar balik. Untuk aktivitas warga di Jabodetabek tetap diperbolehkan,” tambahnya.

Ia menuturkan, agar tidak terjadi kesalahpahaman, Ditlantas Metro juga mensosialisasikan kebijakan larangan mudik sesegera mungkin.

Menurut Sambodo, pergerakan warga di dalam wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi) masih diperbolehkan.

Namun, petugas Pospam yang menemukan kendaraan terindikasi akan mengarah ke tujuan mudik akan meminta pengemudi dan penumpangnya putar balik.

“Ini berlaku bagi angkutan penumpang baik pribadi maupun umum, sepeda motor baik berkendara sendiri maupun berboncengan,” kata Sambodo.

Sedangkan kendaraan logistik yang mengangkut bahan pangan atau keperluan warga akan tetap diperbolehkan melalui ruas jalan tol maupun jalan arteri nasional.


Penulis: Moh Ali Ghufron