Kemenkumham Telusuri Dugaan Pelanggaran Konten Youtube Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier dan Siti Fadilah
Tangkapan layar konten Youtube percakapan Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah. Doc. a.g/Depok.Terkini.id

Terkini.id, Depok – Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia) tengah melakukan penelusuran terkait dugaan pelanggaran pembuatan konten Youtube yang dilakukan oleh Deddy Corbuzier.

Dilansir dari media CNN, Rika Aprianti Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham, mengatakan pembuatan konten tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pihaknya dan Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

“Itu sedang ditelusuri (dugaan pelanggaran), ada tim menelusuri itu. Yang pasti pihak Rutan (Pondok Bambu) mengatakan tidak mengetahui ada proses wawancara seperti itu, apalagi kami Ditjen PAS tidak tahu. Sedang ditelusuri sekarang,” kata Rika saat dihubungi CNN, Senin 25 Mei 2020.

Deddy Corbuzier melakukan wawancara terhadap narapidana kasus korupsi, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dan di upload di Youtube pada Kamis 21 Mei 2020, dengan tajuk “SITI FADILAH SEBUAH KONSPIRASI – SAYA DIKORBANKAN (EXCLUSIVE)”

Tangkapan layar konten Youtube, Deddy Corbuzier mengajukan beberapa pertanyaan kepada Siti Fadilah. Doc. a.g/Depok.Terkini.id

Dalam video berdurasi 25.47 menit itu, Siti Fadilah menjawab beberapa pertanyaan dari Deddy Corbuzier, mulai dari kasus pandemik flu burung hingga COVID-19 yang kini tengah menjadi bencana dunia.

Siti mengatakan ketika di dalam pandemik terdapat bisnis vaksin, akan menyusul pandemik berikutnya.

“Ya, bisnis. Kalau pandemik itu munculnya adalah bisnis vaksin atau komersialisasi vaksin, maka bisa dipastikan akan terjadi pandemik yang akan datang.” kata Siti dalam percakapan itu.

Tangkapan layar konten Youtube, Siti Fadilah menjawab beberapa pertanyaan dari Deddy Corbuzier. Doc. a.g/Depok.Terkini.id

Siti juga menegaskan pembisnis vaksin akan menyusun strategi untuk meraih keuntungan bisnis vaksin.

“Hati-hati, kalau ada komersialisasi vaksin, vaksin diperjual-belikan, artinya virus diperjualbelikan, maka pasti si industrialis vaksin ini akan menyusun kekuatan baru untuk mengadakan pandemik berikutnya.” tegas Siti.

Penulis: Moh Ali Ghufron

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Keadaan Menag Fachrul Razi Positif COVID-19 Jalani Isolasi di Rumah Sakit

Atasi Macet Di Puncak Bogor, Menhub Gandeng ITB

Bupati Aceh Barat Positif Covid-19, Istri Negatif

Peringati Hari Jadi ke 75, PMI Bogor Bentuk Tim Penanganan Jenazah Covid-19

Lulus Seleksi Kualitas, Puluhan Calon Hakim Agung Akan Diuji Rekam Jejaknya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar