Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Sunda Empire

Jaksa Penuntut Umum
JPU menyampaikan tanggapan atas eksepsi Sunda Empire di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Selasa 7 Juli 2020. Doc a.g/depok.terkini.id

Terkini.id, Depok – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat meminta majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi yang disampaikan tim kuasa hukum para terdakwa perkara hoaks Sunda Empire.

Jaksa Kejati Jawa Barat Suharja mengatakan nota keberatan penasihat hukum tidak mengubah materi dakwaan yang sudah disampaikan oleh JPU. Dengan demikian, menurut dia, perbuatan terdakwa Sunda Empire sudah masuk ke dalam materi perkara dan perlu dilakukan pembuktian.

“Kami berpendapat bahwa materi keberatan serta alasan-alasan yang dikemukakan oleh penasihat hukum terdakwa harus dinyatakan ditolak atau tidak dapat diterima,” kata Suharja di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, Selasa 7 Juli 2020.

Mengenai nota keberatan dari penasihat hukum yang tidak sepakat bahwa perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur keonaran, jaksa berpendapat hal tersebut perlu dibuktikan melalui saksi-saksi ahli serta barang bukti yang akan diajukan.

Oleh karena itu, jaksa meminta agar hakim melanjutkan persidangan perkara tersebut ke tahap pemeriksaan dan pembuktian selanjutnya dengan tidak mengabulkan eksepsi Sunda Empire.

“Kami berpendapat bahwa keseluruhan keberatan dari penasihat hukum terdakwa tersebut tidaklah mengubah materi dakwaan secara keseluruhan, karena surat dakwaan kami yang diajukan sudah memenuhi unsur Pasal 143 (2) huruf a dan b KUHAP,” kata Suharja.

Adapun pendapat JPU terkait tanggapan eksepsi, peran para terdakwa sudah tepat dengan didakwakan Pasal 14 ayat 1 UU RI No 1 Tahun 1946 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana atau kedua Pasal 14 ayat 2 UU RI No 1 Tahun 1946 atau ketiga Pasal UU Ri No 1 Tahun 1946.

Dalam perkara ini terdapat tiga petinggi kelompok Sunda Empire yang menjadi terdakwa, yakni Nasri Banks, Raden Ratna Ningrum, dan Ki Ageng Ranggasasana.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Jelang Hari Santri, Wakil Ketua MPR Harapkan Persatuan dan Kesatuan di Tengah Masyarakat

Relawan COVID-19 Pabuaran Mekar Semprot Disinfektan Rumah Warga

Guna Bangun Industri Hijau, Kementerian Perindustrian Manfaatkan Program Making Indonesia 4.0

Antisipasi La Nina, Kemensos Siapkan Hampir 39.000 Relawan

Pakar Hukum Sebut Omnibus Law Cegah Potensi Korupsi di Birokrasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar