Bagaimana Menyikapi Kurikulum Sekolah di Masa Pandemi Covid ,19?

Mulyana SH MM kepala Sekolah SMK Dinamika 1 Jakarta Timur

terkini .id, Jakarta

Mulyana kepala Sekolah SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta Timur ,adalah sebagai pencetus analisis dalam menyikapi Kurikulum Sekolah di masa Pandemi Covid .19.

Baginya dunia Pendidikan adalah panggilan jiwa,walaupun liku kariernya sempat bekerja di bidang lain seperti kontraktor dan juga pernah menjadi pengacara .

Namun panggilan tugas mulia menjadi guru tak pernah di lupakan, ini terbukti sudah hampir tiga puluh tahun mengabdi di dunia Pendidikan, dan saat ini menjadi Kepala Sekolah di SMK Dinamika Pembangunan 1 ,Cakung Jakarta Timur.

Mulyana juga di percaya sebagai ketua Forum Paguyuban Kepala Sekolah Negeri dan Swasta sewilayah Jakarta Timur 1, dari tahun 2017 hingga sekarang

Ketika di temui hari Rabu (9/9/2020),di ruang kantornya SMK Dinamika Pembangunan 1 . Dia bersedia menuturkan sekilas perjalanan hidupnya dan juga visi misinya dalam menapaki dunia pendidikan hingga saat ini.

Pada kondisi saat ini semua sektor salah satunya sistem pendidikan juga mengalami masa sulit karena pandemi covid 19.

Seperti Kurikulum yang pas untuk mencari solusi bagaimana Sekolah tanpa bertatap muka bisa tetap berjalan sesuai dengan harapan.

Pria ramah yang berasal dari Gunung kidul Yogyakarta ini ternyata jauh hari sebelum ‘kurikulum kondisi khusus ‘di terbitkan oleh Diinas Pendidikan ,sudah membuat dan mencetuskan idenya di terapkan di sekolahannya.

Lantas Kurikulum yang seperti apa?

Itulah pertanyaan di benaknya yang selalu mengusik dan harus segera di cari solusinya.

Bersama dengan Forum Paguyuban Kepala sekolah Se Jakarta timur 1 ,berkumpul dan menganalisis kurikulum yang pas untuk kondisi saat ini .

” Menghadapi Tahun Ajaran baru dengan kondisi Pandemi covid 19 ini pelaksanaan SJJ(Sekolah Jarak Jauh) tidak bisa di hindari, 6juli 2020 kami kumpulkan ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran)untuk bersama sama membahas kurikulum yang esensial,Karena pelaksanaan sekolah bukan tatap muka harus di siapkan analisisnya , Seperti materi pelajaran mana yang bisa atau tidak, seperti contohnya pelajaran mesin tidak mungkin praktek mesin dengan sistem SJJ(sekolah Jarak Jauh)”,Jelasnya.

“Dengan harapan agar tidak gamang dan menjadi pegangan maka selanjutnya hasil analisis tadi kami bagikan kepada para Kepala Sekolah dan juga wakil kepala Pendidikan dan Kebudayaan”, Mulyana menjelaskan.

“Dan hasilnya kurikulum selama SJJ ini kami menggunakan kurikulum Analisis kami “,kembal menambahkan.

Di bulan Agustus kepala sekolah Mulyana juga mengumpulkan lagi Kepala Sekolah Sejakarta Timur terkait dengan Pengelolaan Sekolah di masa Pandemi .

“Sebagai Ketua Paguyuban berusaha hadir di tengah anggota sebagai bentuk amanah ,membahas tentang Sharing bagaimana pengelolaan Sekolah di masa Pandemi Covid 19”,Tuturnya kembali.

Selanjutnya ketika di singgung mengenai harapannya untuk pendidikan kedepan bagi Bangsa Indonesia ,Mulyana menjelaskan,

” Menghadapi pendidikan dengan perubahan tehnologi begitu cepat ,Berharap kurikulum sekolah untuk lebih simpel dan fleksibel ,Sesuai dengan titik fokus sekolah menengah Kejuruan yang menitik beratkan kepada pendidikan Karakter ,sebuah pendidikan yang menghasilkan anak berkompeten yang berkarakter kepribadian bangsa Indonesia”

SMK Dinamika Pembangunan 1 yang berada di jalan Watonniyah ,penggilingan Cakung Jakarta Timur ini mempunyai program mata pelajaran unggulan yaitu vokasi Industri yang bekerjasama dengan Perusahaan Perusahaan ternama.

Pria berputra empat ini mempunyai motto hidup” Menjadi seperti gula kristral akan memberi rasa, tapi tidak akan mengubah warna .

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Menteri Siti Nurbaya Tindak Lanjuti Undang Undang Cipta karya di Bidang LHK

Pendataan Bantuan Kuota Diperpanjang Hingga 11 September, Disdik Depok Inginkan Ini

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar