Rindang Indonesia Foundation Selenggarakan Lebaran Yatim dengan Prokes

Terkini.id, Bekasi – Rindang Foundation Indonesia (RIF ) kembali mendistribusikan   santunan kepada100 Anak Yatim dalam rangka memperingati Lebaran Yatim 10 Muharram 1443 H. 

Lembaga sosial yang mengusung visi “Menjadi yayasan yang bermanfaat besar untuk kemanusiaan” ini melaksanakan santunan  di Aula Masjid Al Wahab RIF Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin 30 Agustus 2021.

Akan tetapi mengingat kondisi Kota Bekasi yang masih PPKM level 3 hanya 50 anak yatim yang dihadirkan dalam acara sederhana tersebut, sedangkan sisanya dihantar langsung ke rumah-rumah yatim tersebut.

Ketua Umum Rindang Indonesia Foundation M.Adhie Pamungkas

Ketua Umum RIF,  M.Adhie Pamungkas mengatakan  bahwa setiap 10 Muharram umumnya dikenal masyarakat dengan istilah Lebaran Anak Yatim, yang artinya hari raya khusus Anak Yatim. 

Bulan yang sangat mulia untuk dijadikan momentum oleh  masyarakat   agar lebih memberikan atensi terhadap keadaan sosial dan pendidikan  para  anak yatim.

“Peringatan10 Muharram tidak hanya seremonial Peringatan Hari Besar Islam, dengan diadakannya event seperti ini,  marilah kita berbuat sesuatu yang bermanfaat, yang bisa dirasakan bagi anak yatim dan  orang banyak pada umumnya,”ujarnya.

Adhie juga mengajak meski kondisi PPKM di Kota Bekasi turun ke level 3 namun tetap waspada dan disiplin dalam melaksanakan prokes yakni  memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Bagi yang belum divaksin segera ikut vaksin karena ini bentuk ikhtiar, usaha kita untuk memutus mata rantai penularan covid-19,” ajaknya.

Sementara itu perwakilan Polsek Pondok Gede, Ipda Slamet Riyadi memberikan motivasi kepada anak yatim yang hadir tentang makna  berbagi yang diibaratkan sebuah lilin. 

“Kita bayangkan pertama kali mendengar kata lilin, sebuah benda yang selalu memberikan cahaya walaupun cahayanya tidak sebesar mentari, dicari saat lampu padam,” tuturnya.

Lilin menurutnya adalah simbol terang dan kesetiaan. Yang memang begitu setia memancarkan cahaya, tanpa peduli akan dirinya sendiri. 

Ia, memberi cahaya, sebelum perlahan-lahan habis dan padam, maka dalam hal ini kita menyampaikan ucapan terimakasih kepada para donatur yang selalu setia memberikan donasi kepada yatim binaan rindang Indonesia.

“Kita do’akan para donatur dan pengurus rindang selalu diberikan kesehatan dan keberkahan, ” ujarnya.

Masih dalam acara yang sama, ustadz Ade Hidayatullah berpesan kepada audiens khususnya kepada adik yatim, untuk menjadi pribadi yang selalu melihat kekurangan diri sendiri dan melihat kelebihan orang lain.

“Apa yang kurang dari kita? kurang bersedekah, berzakat dan kurang apa lagi,? kalau bisa introspeksi itu semua maka kita menjadi orang yang selalu amanah,” urai ustad Ade.

Acara berlangsung khidmat dan diisi dengan apresiasi seni adik adik yatim berupa hiburan seni tari, musik, angklung, puisi, tidak ketinggalan grup marawis Miftahul Jannah dari Citeureup besutan Ibu Maria ikut menghibur  dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat.

“Semoga dengan santunan dan do’a bersama ini Indonesia segera makin bangkit dan tumbuh menjadi negara yang lebih maju,” harap Ketua RW Ristono di ujung acara.

 

Bagikan